Artikel Terpilih

Apakah Sherlock Holmes 'Mencintai' Irene Adler?

By A.D - 13 March 2013 21 Comments
Irene Adler adalah sosok cantik yang ada di novel Sherlock Holmes karya Sr.Arthur Conan Doyle dalam cerita Scandal In Bohemian tidak hanya cantik Irene adalah satu-satunya wanita yang bisa mengelabui Holmes. Dalam cerita tersebut Holmes yang di minta untuk menangani kasus oleh Wilhelm Gottsreich Sigismond von Ormstein, Grand Duke of Cassel-Falstein dan Raja Bohemia.

Sherlock diminta untuk mengambil beberapa foto pribadi sang raja dengan Irene, di sinilah mereka bertemu untuk pertama kali. Tapi apa benar Sherlock Holmes jatuh cinta kepada Irene Adler ??

Banyak mungkin saudara-saudara Sherlockian yang beranggapan Holmes memang jatuh cinta pada Irene, contohnya seperti yang saya baca dari sebuah blog. Cuplikan dari sebuah blog indonesia:
Tapi menurut saya pribadi, sikap Holmes kepada Irene hanyalah rasa Hormat dan kagum karena telah mengelabui dirinya (Sherlock) ,karena itulah Sherlock memberikan julukan THE WOMAN kepada Irene, terlebih lagi di awal cerita SCANDAL IN BOHEMIAN, Dr John Watson sudah mengatakan Sherlock tidak mencintai Irene, berikut potongan dari Scandal In bohemian:
Jadi menurut saya, terlalu berlebihan kalau menyebut Irene Adler adalah satu-satunya perempuan yang di cintai Holmes. Karena sesuai yang di bilang Dr. John Watson, Yang namanya perasaan, apalagi yang satu itu, tak pernah ada dalam pikirannya yang serba kaku, serba tepat, tapi yang untungnya selalu stabil dalam jiwa Sherlock Holmes.

A.D

21 comments to ''Apakah Sherlock Holmes 'Mencintai' Irene Adler?"

ADD COMMENT
  1. setuju bos..sherlocked tdk pernah mencintai irene adler

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sherlock lebih menghormati dan mengagumi Irene ,bukan mencintai

      Delete
  2. Tetapi saya beranggapan bahwa sherlock mencintai irene, karena kalau hanya menghormati irene untuk apa sherlock pergi menyalamatkan irene ketika ia hendak di hukum mati??

    ReplyDelete
    Replies
    1. baca novelnya dulu bang ali,kalau di film itu sudah ditambah dan dikurangi

      Delete
  3. di versi elementary khususnya episode "M" terlihat jelas kalo sherlock mencintai irene walaupun dia hanya mengaku "terpesona" kepada watson.... sampai2 sherlock mau menyiksa si "M" sebagai dendam karena sudah membunuh irene adler .... so ..biarkan saja jadi misteri...okeee

    ReplyDelete
  4. saya menulis ini berdasarkan Novel Asli karangan Sr.Arthur bukan film-film baru ,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuuu! Intinya sherlock yg asli ya yang dibuat sama arthur conan :)

      Delete
  5. Kalau berdasarkan Novel, Sherlock Holmes tidak mencintai Irene Adler. Sudah sangat jelas postingan A.D di atas yaitu kutipan dari Scandal in Bohemian (The Adventure of Sherlock Holmes).

    Kalau sudah difilmkan, yah karakter SH bisa saja berubah-ubah, tergantung siapa sutradaranya.

    Pribadi, saya lebih suka karakter SH asli yg ada di novel karya Sir Arthur Conan Doyle.

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya setuju dengan komentar anda

      Delete
  6. Ane merujukke Novel Asli karangan Sr.Arthur.\

    Menurut pendapat ane,, Irene Adler adalah pengalaman pahit sekaligus pengingat agar Sherlock Holmes tidak meremehkan kemampuan akal dari wanita.
    Beda tipis lahh dg pendapat bung A.D :p

    Supaya ga terjebak dg translasi yg terkadang membingungkan, ane memakai quote dri versi sononya.

    Menurut ane, Holmes merupakan tokoh yg bersikap misogyny (memiliki keengganan terhadap wanita) namun dia tetap sopan, sikap seperti ini lumrah terjadi dan dimaklumi pada jaman tsb.

    Sir Arthur menggambarkan Holmes sbg “Holmes is as inhuman as a Babbage’s calculating machine and just about as likely to fall in love” –Charles Babbage adalah penemu mesin hitung-

    Pada cerita The Sign of Four:
    Watson menggambarkan Holmes sbg "an automaton, a calculating machine".
    "But love is an emotional thing, and whatever is emotional is opposed to that true cold reason which I place above all things. I should never marry myself, lest I bias my judgment."
    “He smiled gently. "It is of the first importance," he said, "not to allow your judgment to be biased by personal qualities. A client is to me a mere unit, a factor in a problem. The emotional qualities are antagonistic to clear reasoning. I assure you that the most winning woman I ever knew was hanged for poisoning three little children for their insurance-money, and the most repellant man of my acquaintance is a philanthropist who has spent nearly a quarter of a million upon the London poor."
    "I would not tell them too much," said Holmes. "Women are never to be entirely trusted,--not the best of them."

    Pembukaan cerita 'A Scandal in Bohemia':
    “…and that woman was the late Irene Adler, of dubious and questionable memory…”.

    ‘Memory’ ini tetap hidup krna Holmes meminta foto Irene Adler sbg pembayaran kasus 'A Scandal in Bohemia'.

    (bersambung...)

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
  7. (sambungan...)

    Mengapa ane berpendapat ini adalh pengalaman pahit buat sherlock:
    Irene Adler dikenal karena dia telah “outsmarting/beating holmes”, padahal tidak ada seuatu yg istimewa darinya. Tidak pernah disebutkan dg jelas mengapa Irene ingin mengacaukan pernikahan Raja, ini merupakan perilaku irasional dan tidak mungkin seseorang berperilaku emosional, irasional dan extremily smart secara bersamaan. Irene tidak menyadari dua kali penyamaran Holmes sampai akhirnya dia inget cerita kalo Raja telah menyewa seorang agen, dan beberapa penjelasan lai yg bisa didapet dari surat Irene. Menurut ane ini semata krna Holmes telah lebih dulu meremehkan Adler krna ke-misogyny-annya sehingga Sherlock tetap berasumsi Irene tidak akan mengenali penyamarannya yg kedua.

    Paragraf terakhir dri cerita ‘Scandal in Bohemia’:
    “And that was how a great scandal threatened to affect the kingdom of Bohemia, and how the best plans of Mr. Sherlock Holmes were beaten by a woman’s wit. He used to make merry over the cleverness of women, but I have not heard him do it of late. And when he speaks of Irene Adler, or when he refers to her photograph, it is always under the honourable title of the woman.”


    Sekiaaaann :)

    ReplyDelete
  8. hanya rasa kagum bukan berarti dia jatuh cinta... kagum karena pengalaman yang teramat berkesan ketika mereka bertemu... bukan berarti dia jatuh cinta... saya yakin kalau Sherlock hanya cinta kepada Dr. Watson..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuuuuuuuuuu
      hidup holmesXwatson
      :D

      Delete
  9. Wah, saya belum melihat versi film yang disebut-sebut di atas... Versi yg telah saya lihat adalah versi tahun 1980an-1990an (aktor : Jeremy Brett) dan menurut buku, Sherlock Holmes tidak pernah jatuh cinta pada wanita mana pun :)

    ReplyDelete
  10. Temen2 seneng bs nemuin komunitas ini..plis add pin aq y 24D11232 plissssss..buat share

    ReplyDelete
  11. Ijin copas bagian akhirnya ya min.. yg kata kata watson.
    tapi, holmes apakah memang benar benar tidak mencintai Adler???

    ReplyDelete
  12. kalau berdasarkan novel yang saya baca..holmes hanya mengagumi..tidak ada pengakuan langsung dari holmes bahwa dia mencintai nona adler..tapi kalau di telaah sih..mengagumi dengan mencintai itu beda tipis.

    ReplyDelete
  13. “Anda memiliki sesuatu yang sangat saya inginkan melebihi cincin itu,” kata Holmes.

    “Sebutkan saja.”

    Holmes mengangkat foto Irene Adler yang sedang mengenakan gaun malam. “Foto ini,” katanya.

    Raja tampak sangat terkejut. “Foto Irene!” serunya. “Tentu saja boleh kalau Anda menginginkannya.”


    ReplyDelete
  14. Sejujurnya saya yang menonton Sherlock Holmes dari BBC, sangat menyukai episode "A Scandal in Belgravia". saya melihat foum ini dan sekedar ingin ikut berkomentar mengenai thread ini. Memang menurut karya asli SACD, Sherlock hampir tidak pernah menganggap wanita layak mendapat ruang di pikirannya. Sekedar sopan santun saja seperlunya terhadap mereka. Dan Irene Adler adalah wanita pertama yang mungkin berhasil menyadarkannya bahwa wanita tidak bisa diremehkan. Dan karena versi BBC Sherlok berlatar belakang masa kini, maka akan mempunyai tema yang berbeda dengan versi aslinya, maupun film film dan series sebelumnya. Walau kebanyakan orang bilang mungkin menganggap Sherlock hanya kagum dan terpesona dengan sosok Irene Adler, saya sendiri berpendapat bahwa mungkin Sherlock menaruh perhatian kepada Irene Adler, yang mungkin saja tidak dia dasari sebagai rasa cinta. namun karena dia adalah orang yang mampu mengedepankan logika daripada emosi, dia tidak menuruti emosinya untuk bersikap lebih dari mengagumi Adler. Dan sebagai akibatnya, dia hanya meminta poto Adler untuk pengingat bahwa Adler adalah satu satunya wanita yang berhasil mempesonanya.

    Ah, tapi ide bahwa Sherlock mungkin mencintai Irene sangat saya sukai..

    ReplyDelete
  15. Selain itu, kalau baca (sherlock, lupin dan me) karangan irene adler, justru irene terlibat hubungan khususnya dengan lupin..

    menurutku, sherlock memang sekedar menganggumi irene, ho ho..

    ReplyDelete