Artikel Terpilih

Kasus #4 - Pembunuhan Di Kantor

By Sherlocked Holmes - 06 July 2012 4 Comments
Polisi telah memeriksa TKP. Di luar, Maria, sekretaris kepercayaan pak Gunawan, tampak gelisah menghadapi kenyataan bahwa tuannya telah tewas terbunuh. Inspektur kepolisian yang sedang menangani kasus ini sedang memilah dan menyelidiki fakta berikut:

1. Pak Gunawan mati terbunuh. Pembunuhnya menancapkan sebuah belati tajam di punggung kursi menembus tepat ke jantung korban.

2. Ruangan TKP berantakan, namun tidak satu pun barang yang hilang. Beberapa kertas di atas meja korban terdapat noda kopi, namun korban bukan peminum kopi. Tidak ditemukan pula teko atau dispenser kopi di ruangan TKP.

3. Ditemukan sepasang sarung tangan di lantai.

4. Dalam buku tamu yang dicatat Maria, korban hanya menerima tiga orang tamu: Hari Ginanjar (pukul 14.35), Aswin Pasaribu (15.30), dan Bambang Adiguna (15.45). Maria mengatakan bahwa hanya Bambang Adiguna yang meminum kopi dari dispenser di ruang tunggu dengan cangkir kertas.

5. Cangkir kopi ditemukan di tempat sampah di samping meja Maria. Maria menyatakan jika Bambang memasuki ruangan pak Gunawan dengan cangkir di tangannya, dan ketika Bambang keluar dari ruangan, ia meletakkan cangkir tersebut di meja Maria. Jadi Maria membuang cangkir tersebut ke tempat sampah di sebelah mejanya.

6. Pada belati tidak ditemukan sidik jari, namun pada cangkir ditemukan sidik jari Bambang Adiguna.

7. Pada arloji korban terdapat tanda-tanda kerusakan, mungkin dikarenakan pergumulan dengan pelaku, dan arloji tersebut rusak pada posisi pukul 15.50.

Inspektur kepolisian lalu menimbang-nimbang semua petunjuk, lalu memutuskan siapa tersangkanya. Siapa tersangkanya?
Penjelasan:
Inspektur mencurigai Maria sebagai pelaku pembunuhan Gunawan karena:
1. Arloji korban tidak rusak karena pergumulan korban dengan pelaku. Sudah sangat jelas bahwa tidak ada pergumulan karena korban tewas dengan belati tertancap di punggungnya yang menembus dari punggung kursi.
2. Keadaan ruangan yang berantakan dan cangkir kopi adalah adalah muslihat untuk mengaburkan alat bukti.
3. Tidak ditemukan adanya sidik jari Maria di cangkir kopi, menunjukkan bahwa Maria berbohong telah membuang cangkir tersebut. Yang benar adalah Bambang sendiri yang membuang cangkir tersebut, atau Maria membuangnya menggunakan sarung tangan.

4 comments to ''Kasus #4 - Pembunuhan Di Kantor"

ADD COMMENT
  1. Kasus ini aneh
    1.Jika pelaku menancapkan belati di kursi korban.Bagaimana cara pelaku menancapkan belati tersebut tanpa dicurigai oleh korban.Dicerita tidak dieritakan korban sempat pergi dari kursinya.Jikapun pergi ia pun pasti akan melihat belati tersebut.Pertanyaannya adalah bagaimana caranya
    2.Pada poin 3 terdapat sarung tangan.Jika pelaku seorang yang pintar mengapa ia tidak mebuang sarung tangan tersebut
    3.Dan kenapa di cangkir kopi tidak ada sidik jari Maria hanya ada sidik jari bambang bukankah maria mengtakan bambang meletakkan cangkir kopi di mejanya dan maria membuangnya
    4.Jika pelaku dikatakan bergerumul dengan korban sampai jam nya rusakpukul 15.50 mengapa tidak ada bekas pukulan pada korban dan bukankah akan lebih mudah jika langsung ditusuk pada saat bergerumul.Mengapa harus menusuk dengan cara menancapkan belati pada kursi korban

    Jadi dapat disimpulkan ini terdapat 2 tindakan kejahatan
    Ini adalah bagaimana pembunuhan itu terjadi
    1.Pertama yaitu terjadi pergulatan dengan korban karena suatu masalah dan pelakunya adlah bambang
    2.Maria yang msuk ke ruangan melihat korban pingsan atau tidak sadarkan diri langsung membunuh korban dengan trik di belati .Mungkin saja pada awalnya maria memang ingin membunuh korban dengan menusuk langsung tanpa menancapkan belati ke kursi.Karena ia melihat kondisi korban yang pingsan akibat bergulat dengan bambang jadi ia merencanakan pembunuhan sperti itu untuk membuat pelaku yang membunuh korban adalah bambang

    Jadi pelaku sbenarnya adalah Maria

    ReplyDelete
  2. maria pembunuhnya karena hanya sekretarislah yang berada di belakang boss, juga sidik jari pada cangkir kopi cuma milik bambang sedangkan dia memberi keterangan dia membuang cangkir kopinya bambang ketempat sampah

    ReplyDelete
  3. ramapenkadan24 February, 2015

    Menurut saya pembunuhnya. Itu aswin pasaribu karena. 1 ada pisau tertusuk di punggungnya menembus ke punggung itu bisa dilakukan hanya pada laki2 kuat, 2. Kenapa bambang harus menunggu minum kopi? Karena pa gunawan sedang tidak bisa diganggu/ bisa kita simpulan mati, 3. Aswin pasaribu bersekongkol dengan maria, karena di situ terdapat kopi yang ditaburkan untuk mengelabuinya, maria bohong saat mengatakan bambang masuk keruangan, 4. Saat bambang menunggu lama ia menuju ke ruang maria, maria memberi penjelasa sehingga bambang pulang, 5.maria sendiri yang merusak jam gunawan untuk merubah menjadikan bambang tersangka, 6. Sarung tangan terjatuh karena saat itu aswan melihat ada tamu, ia lalu bersembunyi dan melepaskan sarung tanganya, aswan sedang mencari dokumen

    ReplyDelete
  4. ANONYMOUS07 July, 2015

    KITA BERFIKIR SAJA BERDASARKAN FAKTA YANG ADA BUKAN SEBUAH ASUMSI BUNG

    ReplyDelete