Artikel Terpilih

John Watson – Teman yang Sangat Baik (Part 4)

By Sofia Delaneirre - 25 April 2012 No Comments
Kini kita sampai pada artikel ke-4 dari seri artikel ini. Kita akan fokus pada satu lagi sifat Dr. John Watson.
Tidak Banyak Bicara
Sherlock sudah memperingatkan Watson saat mereka bertemu pertama kali:
"I get in the dumps at times, and don’t open my mouth for days on end. You must not think I am sulky when I do that. Just let me alone, and I’ll soon be right." - Study in Scarlet
Persis seperti yang ia katakan, Sherlock sangat sensitif terhadap suara, terutama saat dia sedang berpikir. Ia senang berpikir ditemani suara-suara yang ia sukai, violin misalnya, namun suara berisik orang lain sama sekali tidak dapat ditoleransi. Tapi keberadaan orang lain masih penting bagi Sherlock, terutama bukan untuk bicara, tapi untuk mendengarkan.
"Nothing clears up a case so much as stating it to another person" – Silver Blaze
Kadang-kadang Sherlock memang mengundang Watson untuk menyatakan pendapat, tapi Watson tidak menunjukkan bahwa ia merasa lebih pintar dari Sherlock. Sebaliknya, keberatan-keberatan yang Watson ajukan atau kesalahan-kesalahan dalam deduksi Watson justru menginspirasi Sherlock untuk membuat analisis yang benar.
"You have a grand gift for silence, Watson. It makes you quite invaluable as a companion." - Man with the Twisted Lips
Keberadaan Watson sebagai pendengar yang baik bukan hanya bermanfaat bagi Sherlock, tapi bagi kita juga. Karena sifatnya yang tidak terlalu suka menonjol itu, kita bisa lebih terfokus pada sosok Sherlock Holmes dalam cerita-cerita kanon Conan Doyle.
Satu lagi, kawan-kawan, sifat Watson yang mau kita telaah, tapi tentu saja, di artikel berikutnya.

No Comment to " John Watson – Teman yang Sangat Baik (Part 4) "