Artikel Terpilih

Belajar Memecahkan Masalah Dengan Ilmu Deduksi

By Insan Kamil Pratama - 31 March 2012 3 Comments

Berminat menjadi Sherlock Holmes? Merasa ide dan kemampuan berpikir belum terasah? Nah, anda harus mempelajari rahasianya dari konsultan detektif yang hanya ada di dunia, Sherlock Holmes. Sherlock Holmes bisa membuat anda detektif handal dan untuk memecahkan semua misteri dan menjawab semua masalah yang ada. So, ada empat tahapan untuk menjawab semua misteri.

1. Mengamati (mencari fakta)
Setiap anda dalam masalah atau situasi baru, anda harus mengamati dahulu. Pengamatan memerlukan totalitas, anggap saja mereka sebuah karya seni yang indah yang perlu anda lihat keindahannya setiap inchi.
Buka semua indra anda. Mendengarkan, perhatikan bau, lihat dengan teliti. Peka dengan semua gerakan, petunjuk dan apa pun itu yang menarik. Sherlock menyuruh anda diam, sebelum anda mendapatkan fakta-fakta yang sudah di kumpulkan. Mengamati dengan seobjektif mungkin dengan cara mengamati masalah mulai dengan sudut yang berbeda sebanyak mungkin.
"It is a capital mistake to theorize before one has data. Insensibly one begins to twist facts to suit theories, instead of theories to suit facts." ~Sherlock Holmes
2. Analisis – memilah-milah potongan puzzle
Layaknya puzzle, masalah yang anda hadapi seperti kesatuan puzzle dari yang beberapa bagian. Bila anda sudah memiliki semua bagian dengan cara yang benar. Anda bisa menganalisis mana yang benar dan mana yang bisa di gabungkan dengan bagian yang lain, dan berfikir bagaimana cara menghubungkan satu sama lain. Bagaimana satu puzzle itu bisa mempengaruhi pada gambar keseluaruhannya. Semakin banyak puzzle itu semakin besar anda bisa melihat solusinya.
"Each fact is suggestive in itself. Together they have a cumulative force." ~The Adventure of the Bruce-Partington Plans
3. Mencari sampai ke intisari
Bagian ini adalah mengambil sudut yang berbeda selama tahap observasi. Dalam tahap ini, anda diharuskan mencari Intisari dalam masalah ini, mencari alat bukti lainnya di lapangan dan mencari petunjuk yang terkecil.
"He was out on the lawn, in through the window, round the room, and up into the bedroom, for all the world like a dashing foxhound drawing a cover. ~The Devil's Foot
4. Imajinasi
Sherlock Holmes sering menyendiri untuk membantunya memecahkan masalah, mengasingkan diri dari semua gangguan sehingga ia menggunakan imajinasinya agar bebas mengeksplorasi masalah dari semua sudut.Tahu ga kenapa Sherlock suka dengan biola? Karena dengan biola, membantu dirinya rileks, sementara bagian pikirannya sibuk dengan bermain biola, sebagiannya lagi membentuk ide-ide baru.
Melamun juga membantu interaksi ide untuk menghasilkan wawasan baru ke dalam kasus berat yang sedang dihadapi. Jadi, begitulah apa yang di lakukan Sherlock. Ambil inspirasi dari dia dan cobalah rilekskan pikiran anda, dan anda akan kagum pada apa yang anda temukan dalam diri anda.

Sudah empat tahapan yang sudah di beberkan. Tertarik menjadi Sherlock? Mulai cari masalah dan pecahkan masalah itu. The Game, Mrs Hudson, is on!

Penulis: Insan Kamil Pratama
Disandur dari: http://www.wilywalnut.com/sherlock.html
Gambar dari : http://www.sherlockology.com

3 comments to ''Belajar Memecahkan Masalah Dengan Ilmu Deduksi"

ADD COMMENT
  1. wah, menarik. dari dulu pengen punya kemampuan seperti Sherlock Holmes.

    ReplyDelete
  2. Sepertinya apa yg dikatakan di atas sudah menjadi bawaan saya...itulah mengapa saya seolah melihat diri yg hilang/tersembunyi-setelah m'baca Novel-novel Sherlock Holmes karya Sir Arthur Connan Doyle...

    ReplyDelete
  3. Saya kira sah-sah saja orang mengagung-agungkan seorang tokoh/karakter dengan kemampuan luar biasa.
    Tapi jadi cukup ironis ketika -seumpama- melupakan 'tokoh asli' di balik kecemerlangan tokoh rekaan itu.
    Banyak orang ingin disebut Shinichi Kudo-lah, Sherlock Holmes-lah, dsb.,
    lalu quo vadis Sir Arthur Conan Doyle, Aoyama Gosho atau misal Agatha Christie?
    Tapi saya pun yakin, tidak ada orang yang bakal melupakan sumbangsih mereka kepada dunia. :)


    ReplyDelete